BANTU TINGKATKAN EKONOMI, KKP GELONTORKAN BANTUAN 24.000 BENIH IKAN LELE KE POKDAKAN

Selasa (1/10/2020) bertempat di Desa Manikyang, Kec. Selemadeg telah dilakukan penebaran benih ikan lele yang merupakan bantuan dari anggota komisi IV DPR RI Bapak Drs. I Made Urip, M.Si melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Penebaran benih dihadiri langsung oleh Bapak Made Urip, Direktur Produksi dan Usaha KKP Arik Hary Wibowo, Kadiskan Perikanan Ir. A.A. Ngr Raka Icwara W., M.Si, Kabid Pemberdayaan Pembudidaya Ikan Diskan Tabanan, Penyuluh Perikanan dan pembudidaya ikan lele di Kec. Selemadeg.

Sebanyak 24.000 bantuan benih ikan lele berukuran 5-7 cm yang digelontorkan tersebar ke dalam 8 kolam budidaya milik Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Bukti Karya Abadi. I Made Murdana, selaku Ketua Pokdakan Bukti Karya Abadi mengakui tanpa adanya bantuan benih ini, kelompok pembudaya merasa kesulitan dalam mengembangkan budidaya ikan lele di era pandemi ini. “Kita ucapkan terima kasih kepada pihak terkait atas bantuan benih yang diberikan. Kita akan menjalankan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Kita harap benih ikan lele yang ditebar ini  bisa terus berkesinambungan untuk pembesaran ikan lele” ujarnya.

Made Urip juga menyampaikan, di saat pandemi Covid-19 ini masyarakat sangatlah membutuhkan stimulus yang kedepannya bisa memperbaiki perekonomian mereka. Karena itu bantuan KKP ini harus dimanfaatkan dengan baik dan jangan sampai berhenti di tengah jalan agar kelompok ini menjadi contoh di daerah lain, terlebih di Provinsi Bali.

Sementara itu, Direktur Produksi dan Usaha KKP Arik Hary Wibowo berharap bantuan ini bisa berjalan dengan baik kedepannya. Apalagi dalam kesempatan ini di saksikan langsung oleh Pak Made Urip sangat memberikan perhatian budidaya ikan di setiap daerah, sehingga sangat mengapresiasi di tengah pandemi Covid-19 tetap berkomitmen mengembangkan ikan budidaya, terutama ikan lele.

Sebagai penutup Kadiskan Tabanan Ir. A.A. Ngr Raka Icwara W., M.Si menambahkan di tengah wabah COVID-19, ekonomi masyarakat tidak boleh lesu. Terlebih dengan adanya bantuan benih ini, sangat membantu pembudidaya dalam meningkatkan produksi ikan yang sesuai dengan misi Dinas Perikanan. “Budidaya dengan 8 kolam bundar ini juga harus terus di dampingi oleh Penyuluh Perikanan yang ada sehingga dapat terus berkelanjutan” tambahnya.