Forum OPD Diskan Ajang Sinkronisasi dan Sinergisitas dalam Perencanaan Pengembangan Perikanan Tabanan 2021



Diskan Tabanan Jumat (13/3), melaksanakan forum OPD untuk membangun sinergisitas dalam perencanaan pembangunan di bidang perikanan serta untuk menggali ide – ide, saran dan usulan dari berbagai pemangku kepentingan di bidang perikanan dalam rangka menyusun perencanaan kerja dan anggaran di Dinas  Perikanan Tabanan untuk Tahun Anggaran  2021 di ruang rapat lantai II UPTD PPB Pesiapan.

Forum OPD yang bertajuk “Pengembangan Usaha Perikanan oleh Generasi Milenial Sebagai Industri Pariwisata yang Berkelanjutan”  tersebut dihadiri oleh Kadis Perikanan A. A Raka Icwara, perwakilan dari Bapelitbang Tabanan, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Informasi dan Komunikasi, Camat Selemadeg Barat, Penyuluh Perikanan  dan dari elemen masyarakat pelaku usaha perikanan Budidaya, Tangkap dan usaha pengolahan produk hasil perikanan.

IGN Triana Sekdis Perikanan selaku moderator dalam ajang diskusi tersebut menyampaikan tujuan dilaksanakannya acara tersebut yaitu yang pertama untuk menyatukan dan menyamakan persepsi dalam perencanaan pembangunan di Kabupaten Tabanan, khususnya pembangunan di bidang perikanan, tujuan yang kedua yaitu untuk menggali ide – ide terutama gagasan inovatif yang mampu menggerakkan generasi muda atau yang biasa disebut generasi milineal untuk mau melakoni usaha di bidang perikanan, serta tujuan yang terakhir yaitu untuk membentuk suatu forum komunikasi antar pemangku kepentingan dan pelaku usaha perikanan di Kabupaten Tabanan

Selanjutnya dalam diskusi yang diikuti dengan antusias oleh para peserta tersebut, Kadis Perikanan, A.A Raka Icwara memaparkan tentang target dan rencana kerja dan anggaran di Dinas Perikanan untuk tahun anggaran 2021. Seperti yang dipaparkannya, ada empat sasaran strategis yang direncanakan untuk dapat dicapai yaitu meningkatnya produksi perikanan budidaya, meningkatnya produksi perikanan tangkap, meningkatnya produksi produk olahan hasil perikanan serta meningkatnya nilai akuntabilitas kinerja Dinas Perikanan.

Raka Icwara dalam pemaparannya menekankan pentingnya sinergisitas dan kebersamaan semua pihak terkait dalam upaya untuk mencapai seluruh sasaran yang telah ditetapkan tersebut. Oleh karena itu Kadis Perikanan mengharap semua pihak baik dari unsur pemerintah maupun dari unsur pelaku usaha untuk selalu membangun komunikasi dan berbagi informasi agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pengambilan kebijakan serta agar selalu menggali ide – ide baru yang memiliki nilai inovatif untuk dapat dikembangkan menjadi kegiatan usaha yang dapat merekrut generasi milenial sebagai pelaku usaha perikanan.

Sepanjang sesi diskusi, ada beberapa isue yang diangkat diantaranya seperti yang disampaikan oleh perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan bahwa sesuai dengan program pemerintah untuk meningkatkan produksi dan ketahanan pangan, Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan sebagai salah satu OPD yang menangani urusan produksi pangan harus selalu mengupayakan adanya peningkatan produksi pangan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan.

Sedangkan perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan dalam pandangannya menyampaikan bahwa pengembangan usaha perikanan khususnya perikanan budidaya diupayakan agar tidak berbenturan dengan bidang pertanian dalam pemanfaatan lahan dan sumber daya air. Menurutnya agar pengembangan perikanan dan pertanian  dapat berjalan secara bersinergi perlu dilakukan komunikasi, pembinaan berkelanjutan dan pengaturan antara pembudidaya ikan dan petani dalam pemanfaatan sumberdaya air.

Masih dalam sesi diskusi, perwakilan dari Diskominfo Kabupaten Tabanan menyampaikan bahwa untuk mendukung upaya peningkatan produksi perikanan di Kabupaten Tabanan, Diskominfo dalam perencanaannya kedepan akan membangun jaringan internet terintegrasi yang dapat menghubungkan dan memudahkan komunikasi masyarakat perikanan hingga ke pelosok – pelosok.

Sebagai hasil diskusi ditetapkan beberapa kesimpulan yang diangkat dari ide, saran dan usulan peserta diskusi diantaranya yang pertama yaitu peningkatan produksi pangan khususnya produksi perikanan agar dilaksanakan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan, pengembangan usaha perikanan yang inovatif dengan merangsang generasi muda untuk mau berperan aktif sebagai pelaku usaha di bidang perikanan. Kesimpulan yang kedua yaitu konsep budidaya minapadi merupakan konsep budidaya ikan yang dapat bersinergi dengan usaha pertanian khususnya pertanian padi yang dapat dikembangkan di Kabupaten Tabanan untuk menjadi salah satu objek wisata yang berkelanjutan. Kesimpulan selanjutnya yaitu untuk menunjang pembangunan di bidang perikanan di Kabupaten Tabanan dibutuhkan jaringan internet yang terintegrasi untuk mendukung kelancaran komunikasi semua pihak.