Penyerahan Kartu Kusuka bagi Pelaku Usaha Perikanan di Kabupaten Tabanan



Yeh Gangga- Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan bekerjasama dengan BNI cabang Denpasar melaksanakan penyerahan kartu Kusuka secara simbolis bagi para pelaku usaha perikanan yang ada di Kabupaten Tabanan, Rabu (30/10) di wantilan Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan.

Kepala Dinas Perikanan Tabanan, AA Raka Icwara menjelaskan dalam sambutannya mengenai apa itu kartu Kusuka serta cara untuk mengaksesnya. “Kartu Kusuka merupakan singkatan dari Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan. Kartu ini digunakan sebagai identitas tunggal bagi para pelaku usaha yang bergerak di bidang kelautan dan perikanan. Yang termasuk sebagai pelaku usaha kelautan dan perikanan adalah orang yang berprofesi sebagai nelayan, pembudidaya ikan, pengolah dan pemasar hasil perikanan, pengusaha jasa pengiriman hasil perikanan dan petambak garam yang melaksanakan usahanya baik secara perorangan maupun secara berkelompok” demikian jelasnya.

Lebih lanjut AA Raka Icwara menjelaskan, untuk bisa mendapat kartu Kusuka ini, para pelaku usaha cukup mengisi formulir yang  sudah disiapkan oleh Penyuluh Perikanan Tabanan. Kadis Perikanan juga menyampaikan terima kasih kepada para Penyuluh Perikanan yang selama ini telah melakukan pendampingan dan pendataan terhadap para pelaku usaha perikanan yang ada di Kabupaten Tabanan, sehingga bisa mendapat kartu Kusuka.

I GN Triana, Sekretaris Dinas Perikanan dalam kesempatan yang sama menambahkan mengenai manfaat dari Kartu Kusuka. “Kartu Kusuka merupakan kartu yang memuat data identitas yang digunakan sebagai database tunggal pelaku usaha kelautan dan perikanan yang nantinya akan dimanfaatkan Kementrian Kelautan dan Perikanan untuk menentukan kebijakan terkait program perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan. Kartu ini juga sebagai salah satu syarat untuk dapat mengakses berbagai program dan bantuan khususnya yang dari KKP RI dan kartu ini akan berlaku selama lima tahun” demikian tambahnya.

Penyelia Pemasaran BNI cabang Denpasar, I Ketut Adi Artawan dalam pemaparannya menyampaikan bahwa para pelaku usaha tidak dikenakan biaya apapun untuk bisa mendapat kartu Kusuka ini. Namun pihaknya menekankan bagi pelaku usaha perikanan yang memiliki kartu Kusuka yang diterbitkan oleh BNI, jika ingin memanfaatkan kartu tersebut sebagai kartu ATM, pemegang kartu wajib memberikan setoran awal sebesar 20 Ribu rupiah. Uang tersebut secara otomatis akan menjadi tabungan dan tidak akan kena potongan administrasi.

Lebih lanjut, I Ketut Adi Artawan juga menyampaikan bahwa jika masyarakat pemegang kartu Kusuka hendak mengajukan permohonan Kredit Usaha Rakyat (KUR), maka tidak perlu melakukan identifikasi lagi sebab data identitasnya sudah tercantum dalam database Kusuka.

Ditemui di tempat acara seusai pembagian kartu, Dewa Ketut Bakih salah seorang nelayan dari Desa Sudimara menyampaikan rasa syukur dan ucapan terimakasih kepada Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan yang telah memfasilitasi dalam mendapatkan Kartu Kusuka. “Kedepan, semoga dengan terdatanya pelaku usaha perikanan dalam Kartu Kusuka  ini akan semakin memudahkan nelayan dan masyarakat perikanan lainnya untuk mengakses program dan bantuan dari pemerintah, khususnya program pembangunan yang bersentuhan dengan perikanan” demikian harapnya