Bangun Sinergisitas Wujudkan Program Nangun Sat Kerthi Loka Bali Diskan Tabanan Berkolaborasi dalam Upacara Tumpek Uye Pangeleb Tukik “Angurip Pramana Sagara Kertih”



Yeh Gangga- Gubernur Bali Wayan Koster berkunjung ke Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, dalam rangka pelepas liaran tukik dan acara persembahyangan bersama “Angurip Pramana Segara Kertih” serangkaian perayaan Hari Tumpek Uye, Sabtu (12/10) pagi.

Tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 wita, Gubernur yang didampingi oleh ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama beserta anggota rombongan lainnya disambut hangat oleh Wakil Bupati Tabanan Komang Sanjaya yang didampingi oleh Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Tabanan serta Kepala OPD di lingkup Pemkab Tabanan yang sudah hadir beberapa saat sebelumnya

Selesai melaksanakan persembahyangan bersama “Angurip Pramana Segara Kertih” yang dipimpin oleh Ida Sri Begawan Putra Natha Nawawangsa dari griya Blatungan, Wakil Bupati Komang Sanjaya mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada Gubernur Bali atas kunjungannya ke Pantai Yeh Gangga yang saat ini sedang dirintis untuk menjadi salah satu objek kunjungan wisata di Kabupaten Tabanan.

Wakil Bupati Komang Sanjaya dalam sambutannya menjelaskan bahwa acara sembahyang bersama Angurip Pramana Segara Kertih yang dirangkai dengan pelepasan tukik ke alam liar ini dalam rangka merayakan tumpek Uye atau tumpek kandang yang memiliki makna memuja keagungan Ida Shang Hyang Widhi Wasa sebagai Siva atau Pasupati, yang memelihara semua makhluk di alam semesta ini. Pemujaan kepada Tuhan Yang Maha Esa ini diwujudkan dengan memberikan upacara selamatan terhadap semua bintang.

Lebih Lanjut dijelaskan oleh Wakil Bupati Komang Sanjaya bahwa acara pelepasan liaran tukik di Kabupaten Tabanan sudah sering dilaksanakan. Tercatat mulai dari tahun 2013 hingga sekarang sudah  lebih dari 7 ribu ekor tukik yang dilepasliarkan. Namun beliau mengingatkan bahwa dari sekian banyak tukik yang dilepas, kemungkinan peluang yang bisa selamat dan terus tumbuh hingga mampu berkembang biak tidak lebih dari lima persen, mengingat begitu banyaknya ancaman yang akan dihadapi tukik di alam bebas.

Sebagai penutup dalam sambutannya, Wakil Bupati Komang Sanjaya berpesan kepada seluruh masyarakat yang hadir agar senantiasa menjaga kelestarian sumberdaya perairan dengan selalu menjaga kelestarian biota dan kebersihan lingkungan.

Mendengar sambutan dan penjelasan dari Wakil Bupati Komang Sanjaya, Gubernur Bali menyatakan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Pemkab Tabanan dan masyarakat pemerhati lingkungan di Yeh Gangga khususnya yang telah melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dengan jalan turut menjaga kebersihan pantai yeh Gangga dari sampah plastik dan dengan turut serta secara aktif melindungi keberadaan penyu.

Gubernur I Wayan Koster juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab dan masyarakat Tabanan atas penyelenggaraan acara di Pantai Yeh Gangga kali ini karena kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dan wujud nyata dari visi pembangunan yang sedang dilaksanakan Provinsi Bali yaitu “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” dalam hal ini masuk dalam konteks kebijakan Segara Kertih.

Sat Kerthi Loka Bali sendiri mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sakala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip trisakti Bung Karno yaitu berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945.

Masih menurut Gubernur Wayan Koster “konsep kebijakan Segara Kertih mengandung makna pembangunan dan pengelolaan laut dalam dua aspek yaitu aspek skala dan aspek niskala dimana hal tersebut sudah dilaksanakan dengan baik dalam acara di Pantai Yeh Gangga kali ini. Upacara Angurip Pramana Segara Kertih merupakan perwujudan dari aspek niskala Segara Kertih, sedangkan pelepasan tukik ke laut merupakan langkah nyata dari aspek skala  dalam konsep Segara Kertih” jelas Gubernur Wayan Koster.

Usai memberikan sambutan, Gubernur Wayan Koster dan Wakil Bupati Komang Sanjaya beserta seluruh undangan lainnya melaksanakan penebaran tukik. Jumlah tukik yang dilepas kali ini sebanyak 130 ekor hasil penangkaran dari kelompok masyarakat pengawas sumberdaya kelautan dan perikanan “Tirta Gangga” yang merupakan kelompok binaan dari Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan.

Seusai acara, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Tabanan, AA Gede Dalem Trisna Ngurah, yang dalam kesempatan tersebut bertindak selaku kordinator dalam kegiatan tersebut, mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut khususnya kepada Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan yang ditunjuk sebagai leading sector. ” Kami  secara pribadi dan lembaga dalam hal ini sebagai kordinator kegiatan, menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini khusus kepada Dinas Perikanan Tabanan yang telah bekerja maksimal dalam menyiapkan dan mensukseskan kegiatan ini” demikian ungkapnya

Acara kemudian diakhiri dengan ramah tamah dan santap siang bersama di salah satu rumah makan yang ada di pinggir Pantai Yeh Gangga yang secara khusus menyajikan menu olahan hasil tangkapan nelayan Yeh Gangga dan sekitarnya. asa