Peringati Hari Bahari Nasional Diskan Tabanan Berkolaborasi Laksanakan Kegiatan Bersih-Bersih Pantai



Yeh Ganga- Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan turut berpartisipasi dalam kegiatan World Clean Up Day dengan melaksakan kegiatan bersih-bersih di Pantai Yeh Gangga, Kecamatan Tabanan pada Sabtu (21/9).

Kegiatan bersih-bersih di Pantai Yeh Gangga, seperti yang disampaikan oleh Sekdis Perikanan. I GN Triana yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan World Clean Up Day kali ini juga sekaligus sebagai momen peringatan Hari Bahari Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 September. “Kegiatan bersih-bersih di pantai Yeh Gangga serangkaian peringatan Hari Bahari Nasional ini, sebagai ajang untuk mengajak dan menggugah semangat masyarakat terutama generasi muda Tabanan agar senantiasa berperan aktif dalam menjaga kelestarian  serta memanfaatkan potensi bahari kita yang begitu besar,” demikian ungkapnya.

I Gede Bogorada, Kabid Pemberdayaan Nelayan, Diskan Tabanan, dalam kesempatan yang sama menambahkan bahwa potensi bahari yang ada di Kabupaten Tabanan tidak kalah besar dengan potensi pertaniannya. Namun potensi besar dibidang bahari tersebut sejauh ini masih belum tergarap secara maksimal. Baik di sektor perikanan, sektor pariwisata maupun sektor industri bahari seperti industri garam dan industri lainnya. “Melalui peringatan Hari Bahari Nasional ini, semoga dapat dijadikan pemacu semangat sehingga kedepannya potensi besar dibidang bahari yang ada di Kabupaten Tabanan dapat dimanfaatkan dengan lebih maksimal agar menjadi sumber ekonomi demi kesejateraan masyarakat Tabanan,” harapnya.

Seperti diketahui bahwa nama Peringatan Hari Bahari merupakan perubahan nama dari Peringatan Hari Maritim yang ditetapkan melalui SK No 249 tahun 1964 oleh Presiden Soekarno dengan dasar Munas Maritim I yang diselenggarakan pada 23 September 1963.

Selain melaksanakan bersih-bersih, peringatan Hari Bahari Nasional di Pantai Yeh Gangga kali ini juga diisi dengan kegiatan menanam pohon dan pelepasliaran tukik yang merupakan hasil penangkaran telur penyu yang dilaksanakan oleh salah satu Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas Pemanfaatan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan) dibawah binaan Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan